Isu Papua dan Pemberdayaan Masyarakat Papua.

Diinisiasi oleh para aktivis Kristen yang tergabung dalam grup Blackberry “Pustakalewi”, Selasa (3/01) diadakan sebuah gathering di RM Mutiara Surabaya untuk membicarakan isu Papua dan bagaimana prospek pemberdayaan masyarakat Papua.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sonny SS, Toga, Santo V, Hartley, Yappi, Daniel Rorong, Edy Gunawan, dan beberapa aktivis dari Merah Putih. Berlangsung selama lebih dari tiga jam, pertemuan informal ini digunakan sebagai forum mensharingkan visi dan persepsi dari sisi perspektif Kristiani terhadap isu Papua.
Read more »

Émile Henry

Café Terminus, Paris, 12 Februari 1894, menjadi saksi mata tragedi yang menewaskan satu orang dan melukai dua puluh lainnya. Di masa itu perisitiwa kekerasan sipil seperti ini bukanlah suatu kewajaran, walaupun di tingkat negara-negara Eropa sedang bergerak menuju konflik terbuka.
Sang pengebom, pemuda berusia 22 tahun, segera bisa ditangkap walaupun sudah berusaha melarikan diri. Segera namanya menjadi terkenal di seantero negeri: Émile Henry. Peristiwa itu tidak hanya mempopulerkan Henry, yang kemudian di-guillotine-kan, tapi juga ideologi yang secara tragis dipopulerkan lewat peristiwa teror ini: anarkhisme.

Henry terus menjuluki dirinya sebagai seorang anarkhis, dia memperjuangkan suatu bentuk “propaganda aksi” melawan struktur kekuasaan, sekaligus misi membalas dendam kematian seorang anarkhis lainnya, Auguste Vaillant, juga dieksekusi karena melakukan pengeboman dua bulan sebelumnya. Profil seorang Émile Henry menunjukkan personalitas orang yang “biasa-biasa saja” tapi keterkaitannya dengan “anarkhisme” menunjukkan sisi lain yang cukup memberi konstribusi bagi kita tentang apa itu anarkhisme.
Read more »

Shinto (神道)

Image

Konon, ada sebuah rumah paling menyeramkan di Jepang. Siapapun yang pernah masuk ke situ atau minimal pernah bersentuhan dengan tempat tersebut akan mati. Polisi, pelajar, ibu rumah tangga, nenek-nenek, sampai orang iseng menjadi korban dari arwah-arwah yang mati dibunuh serta bunuh diri di tempat tersebut. Mengikuti film ini tentu tidak akan terlintas lagi dalam pikiran kita apakah ini cerita fiktif atau betulan.

Penggemar film horor di ujung dunia mana pun akan tahu bahwa ini adalah alur cerita film The Grudge. Beberapa  karakter yang terkenal tentu hantu wanita “ngesot” (pelesetannya di film nasional adalah suster ngesot). Kemudian si anak yang terlihat masih seumuran sekolah dasar, berwujud seperti tuyul tapi lebih cakep dengan piaraan setianya, kucing hitam, dan kadang-kadang si anak juga bisa menelepon balik kita sembari berkata “moshi-moshi”!!. Terlepas dari semua keringat dingin kita yang keluar saat melihat film tersebut, adakah unsur religiusitas masyarakat Jepang di sini?

Read more »

Laicite

Situasi hubungan antar umat beragama, yang dinilai sangat pelik dan kompleks dinamikanya, menjadi salah satu alasan utama mengapa timbul wacana Rancangan Undang-undang (RUU) Kerukunan Umat Beragama. Seakan suatu kewajiban apabila masyarakat gagal mengatasi masalahnya sendiri, maka negara dihadirkan sebagai wasit sekaligus pengadil.

Ada beberapa logika yang perlu dicermati dari sikap ini, supaya tidak berujung kepada kesesatan. Yang pertama adalah kehadiran negara dalam ranah keyakinan, baik itu pribadi maupun kelompok. Bukanlah suatu keharaman bila negara hadir di tengah-tengah dinamika umat beragama, tapi juga bukan suatu kemutlakan harus hadirnya negara di ranah tersebut.
Read more »

Tragedi Patung

Purwakarta, Jawa Barat, 18 September 2011, ketenangan terusik dengan kejadian yang patut dipahami secara hati-hati. Sekelompok orang melakukan tindakan vandalisme terhadap beberapa patung yang berdiri di sudut-sudut kota. Beruntung media massa nasional kita merekam dengan baik kejadian tersebut di tengah hiruk pikuknya pemberitaan korupsi maupun berbagai penyalahgunaan kekuasaan yang lain.

Sekelompok massa beringas ini, seperti yang bisa kita lihat di televisi nasional, menumpahkan kemarahan mereka dengan merubuhkan patung-patung dari tokoh pewayangan. Alasan kemarahan mereka, seperti yang diungkap pada media massa, adalah kekecewaan terhadap kebijaksanaan sang kepala daerah yang dianggap tidak tepat, terutama dalam pembangunan simbol-simbol kota di tempat publik.
Read more »

Anders Behring Breivik

Anders Behring Breivik menambah catatan orang yang mengorbankan banyak orang secara sadis dengan tujuan yang dianggapnya “mulia”. Tulisan ini tidak akan membahas sisi psikologis seorang Breivik, tapi logika pemikiran apa yang mendasari perbuatan kejamnya, lebih pantas dikemukakan untuk menjadi cermin bagi kita semua.

Perbuatan Breivik belum cukup dipahami dengan alur cerita seorang fundamentalis agama (Kristen) yang membenci perkembangan agama lain (Islam) di tanah kelahirannya (Eropa). Simplifikasi seperti ini cenderung membuat penjelasan yang mudah dipahami, tapi bisa menyesatkan karena ada banyak variabel lain yang berperan signifikan, setidaknya sebagai faktor penjelas.
Read more »

Grace Davie tentang Relasi Agama dan Negara di Prancis

Grace Davie, salah satu sosiolog agama terkemuka, memberi catatan menarik tentang bagaimana dinamika dan pergulatan agama dan negara di Prancis. Selain tema ini menjadi salah satu bahan khusus doktoralnya, tulisannya dengan Judul “Religious Minorities in France: A Protestant Perspective”, ditulis khusus bersama kumpulan tulisan lainnya yang dibukukan dalam menghormati dedikasi Eileen Barker. Eileen Barker banyak berkonstribusi secara khusus dalam menyumbangkan pemikiran dan penelitiannya terutama dalam menyoroti New Religious Movements (NMS).

Grace Davie sendiri banyak berkonstribusi dalam menjelaskan trend religiusitas masyarakat Eropa. Beberapa karyanya antara lain: Religion in Britain Since 1945 (1994), Religion in Modern Europe (2002), dan Europe: The Exceptional Case (2002). Berikut adalah tulisan yang dimaksud sebagai rangkuman dan intisari pemikirannya.
Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.